SELAMAT DATANG == WELCOME == WILUJENG ==

Friday, August 19, 2016

Penjamin Mutu Pendidikan

Aplikasi PMP adalah sistem yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (yang selanjutnya disebut Kemendikbud) untuk pengambilan data mutu Pendidikan Dasar dan Menengah di Indonesia. Kemendikbud menghormati semua undang-undang hak cipta dan ketentuan yang berlaku untuk pembuatan, pengembangan serta distribusi dan perangkat lunak. Kemendikbud memberikan hak kepada pengguna perangkat lunak dalam hal ini Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Luar Biasa, Dinas Pendidikan Kabupaten atau Kota untuk menggunakan dan menyebarkan perangkat lunak ini di wilayahnya untuk kepentingan pendataan Pendidikan. Dilarang keras memanfaatkan perangkat lunak ini untuk keperluan komersial. Penggunaan perangkat lunak ini dilindungi undang-undang. Dengan menginput data dan mengirimkan data melalui perangkat lunak ini berarti anda telah sepakat untuk mengirimkan data sebenar-benarnya tanpa ada rekayasa. Segala pelanggaran hukum terkait data dapat mengakibatkan sanksi pidana sesuai undang-undang yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut silakan menghubungi Sekretariat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud.

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Hak Cipta © 2016

Saturday, June 11, 2016

PENGUMUMAN KELULUSAN

SELAMAT ATAS KEBERHASILAN SERTA KELULUSAN PUTRA PUTRI BANGSA SMP NEGERI 6 KOTA TANGERANG SELATAN.

BERIKUT INI LINK UNTUK MELIHAT PENGUMUMAN KELULUSAN



Tuesday, April 26, 2016

VISI MISI SEKOLAH

VISI SEKOLAH :
SEKOLAH PRESTATIF RAMAH LINGKUNGAN
BERSTANDAR NASIONAL

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
MISI SEKOLAH :
  1. Meningkatkan kesesuaian kurikulum dengan perkembangan IPTEK dan budaya lingkungan
  2. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pembinaan kesiswaan
  3. Meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan
  4. Meningkatkan ketersediaan sarana prasarana sekolah secara berkala dan proporsional
  5. Meningkatkan kapasitas pelaksanaan manajemen berbasis sekolah

Wednesday, January 13, 2016

Penjernihan Air

Dapat menjelaskan   teknik penjernihan air
Penyaringan untuk Menjernihkan Air
Pendahuluan
Kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak, mencuci dan sebagiannya harus diperhatikan. Cara penjernihan air perlu diketahui karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri.
Cara penjernihan air baik secara alami maupun kimiawi akan diuraikan dalam bab ini. Cara-cara yang disajikan dapat digunakan di desa karena bahan dan alatnya mudah didapat. Bahan-bahannya anatara lain batu, pasir, kerikil, arang tempurung kelapa, arang sekam padi, tanah liat, ijuk, kaporit, kapur, tawas, biji kelor dan lain-lain.
Bahan
1.       10 (sepuluh) kg arang
2.       10 (sepuluh) kg ijuk
3.       pasir beton halus
4.       batu kerikil
5.       2 (dua) buah kran 1 inci
6.       batu dengan garis tengah 2-3 cm
Peralatan
1.       1 (satu) buah bak penampungan
2.       1 (satu) buah drum bekas
Pembuatan
1.       Sediakan sebuah bak atau kolam dengan kedalaman 1 meter sebagai bak penampungan.
2.       Buat bak penyaringan dari drum bekas. Beri kran pada ketinggian 5 cm dari dasar bak. Isi dengan ijuk, pasir, ijuk tebal, pasir halus, arang tempurung kelapa, baru kerikil, dan batu-batu dengan garis tengah 2-3 cm (lihat Gambar).
Penggunaan
1.       Air sungai atau telaga dialirkan ke dalam bak penampungan, yang sebelumnya pada pintu masuk air diberi kawat kasa untuk menyaring kotoran.
2.       Setelah bak pengendapan penuh air, lubang untuk mengalirkan air dibuka ke bak penyaringan air.
3.       Kemudian kran yang terletak di bawah bak dibuka, selanjutnya beberapa menit kemudian air akan ke luar. Mula-mula air agak keruh, tetapi setelah beberapa waktu berselang air akan jernih. Agar air yang keluar tetap jernih, kran harus dibuka dengan aliran yang kecil.
Pemeliharaan
1.       Ijuk dicuci bersih kemudian dipanaskan di matahari sampai kering
2.       Pasir halus dicuci dengan air bersih di dalam ember, diaduk sehingga kotoran dapat dikeluarkan, kemudian dijemur sampai kering.
3.       Batu kerikil diperoleh dari sisa ayakan pasir halus, kemudian dicuci bersih dan dijemur sampai kering.
4.       Batu yang dibersihkan sampai bersih betul dari kotoran atau tanah yang melekat, kemudian dijemur.
Keuntungan
1.                   Air keruh yang digunakan bisa berasal dari mana saja misalnya : sungai, rawa, telaga, sawah dan sumur.
2.                  Cara ini berguna untuk desa yang jauh dari kota dan tempatnya terpencil.
Kerugian
1.       Air tidak bisa dialirkan secara teratur, karena air dalam jumlah tertentu harus diendapkan dulu dan disaring melalui bak penyaringan.
2.       Bahan penyaring harus sering diganti.

3.      Air harus dimasak lebih dahulu sebelum diminum